ANALISIS DU PONT SYSTEM SEBAGAI ALAT UKUR UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2016-2018

RAMADHANTY, JENNY HERLIANA (2020) ANALISIS DU PONT SYSTEM SEBAGAI ALAT UKUR UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2016-2018. Skripsi thesis, Universitas Panca Marga Probolinggo.

[img]
Preview
Text
COVER SKRIPSI JENNY HERLIANA.pdf

Download (16kB) | Preview
[img] Text
DAFTAR ISI JENNY HERLIANA.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (87kB)
[img]
Preview
Text
ABSTRAK JENNY HERLIANA.pdf

Download (292kB) | Preview
[img] Text
BAB I JENNY HERLIANA.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (164kB)
[img] Text
BAB II JENNY HERLIANA.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (315kB)
[img] Text
BAB III JENNY HERLIANA.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (284kB)
[img] Text
BAB IV JENNY HERLIANA.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (363kB)
[img] Text
BAB V JENNY HERLIANA.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (150kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA JENNY HERLIANA.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (7kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menilai kinerja keuangan pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016 – 2018 yaitu PT. Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT. Handjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP), PT. Bentoel Internasional Investama Tbk. (RMBA), PT. Wismilak Inti Makmur Tbk. (WIIM). Penelitian ini adalah penelitian deskripsi. Data tersebut adalah data sekunder dalam bentuk laporan keuangan perusahaan yang telah diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Analisis data yang digunakan adalah analisis rasio keuangan yaitu rasio profitabilitas dengan indikator NPM dan ROI. dan rasio aktivitas dengan indikator TATO. Dengan demikian, dalam analisis rasio profitabilitas semua perusahaan rokok di BEI cenderung mendapatkan posisi kurang baik dan nilai NPM terbaik yaitu pada PT. Handjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP) tahun 2016 dengan nilai 13,37%, nilai ROI terbaik yaitu pada PT. Handjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP) tahun 2016 dengan nilai 29,94%. Dalam analisis aktivitas semua perusahaan rokok di BEI cenderung mendapatkan posisi kurang baik dengan nilai TATO terbaik yaitu pada PT. Handjaya Mandala Sampoerna Tbk. tahun 2016 dan 2017 dengan nilai 2,2kali. Maka dari empat perusahaan rokok di BEI yang kinerja keuangannya lebih baik adalah PT. Handjaya Mandala Sampoerna Tbk. karna mendapat posisi terbaik secara berturut turut.

Item Type: Thesis ( Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penilaian Kinerja Keuangan Perusahaan, Rasio Profitabilitas, Rasio aktivas.
Subjects: Fakultas Ekonomi
Divisions: Akuntansi
Depositing User: Eliz Imro'atul Azizah
Date Deposited: 12 Jan 2021 02:44
Last Modified: 12 Jan 2021 02:44
URI: http://repository.upm.ac.id/id/eprint/1660

Actions (login required)

View Item View Item