PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN KALIUM NITRAT (KNO3) TERHADAP VIABILITAS BENIH KOPI ROBUSTA (Coffea canephora P)

QIBTHIYAH, MARIYATUL (2022) PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN KALIUM NITRAT (KNO3) TERHADAP VIABILITAS BENIH KOPI ROBUSTA (Coffea canephora P). Skripsi thesis, Universitas Panca Marga.

[img]
Preview
Text
COVER SKRIPSI MARIYATUL QIBTHIYAH.pdf

Download (57kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI MARIYATUL QIBTHIYAH.pdf

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK MARIYATUL QIBTHIYAH.pdf

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I MARIYATUL QIBTHIYAH.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II MARIYATUL QIBTHIYAH.pdf

Download (782kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III MARIYATUL QIBTHIYAH.pdf

Download (445kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV MARIYATUL QIBTHIYAH.pdf

Download (515kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V MARIYATUL QIBTHIYAH.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA MARIYATUL QIBTHIYAH.pdf

Download (319kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SURAT KETERANGAN BEBAS PLAGIASI.pdf

Download (142kB) | Preview

Abstract

Perbanyakan tanaman kopi (Coffea sp) secara generativ sering kali dihadapkan pada kendala biji yang mengalami dormansi sehingga dibutuhkan waktu yang lama untuk benih dapat berkecambah karena keadaan kulit biji yang keras sehingga air dan udara yang dibutuhkan untuk proses perkecambahan tidak dapat maksimal masuk ke dalam biji. KNO3 merupakan salah satu senyawa kimia yang berpotensi untuk mematahkan dormansi suatu benih. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi KNO3 yang tepat serta waktu perendaman yang tepat dan efektif untuk mematahkan dormansi pada benih kopi robusta. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Roto, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo selama 4 bulan dimulai pada bulan April – Agustus 2021. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor yang diulang 3 kali. Faktor I konsentrasi KNO3 yang terdiri dari 4 taraf yaitu : K0 (0%), K1 (0,25%), K2 (0,50%), K3 (0,75%) Faktor II adalah lama perendaman yang terdiri dari : L1 = 30 Menit, L2 = 45 Menit, L3 = 60 Menit, L4 = 75 Menit. Faktor konsentrasi KNO3 berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, lama perendaman berpengaruh nyata terhadap hari pecah kotiledon, dan terdapat interaksi antara konsentrasi KNO3 dan lama perendaman terhadap laju perkecambahan, index vigor dan panjang akar. Nilai viabilitas optimal diperoleh pada interaksi konsentrasi KNO3 0,25% dengan perendaman 75 menit.

Item Type: Thesis ( Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kopi, konsentrasi, KNO3, lama perendaman, perkecambahan
Subjects: Fakultas Pertanian
Divisions: Agroteknologi
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 20 Dec 2023 03:42
Last Modified: 20 Dec 2023 03:42
URI: http://repository.upm.ac.id/id/eprint/4158

Actions (login required)

View Item View Item