PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PKn PADA SISWA KELAS VIII AMTs SUNAN GIRI TRIWUNG KIDUL KECAMATAN KADEMANGAN KOTA PROBOLINGGO TAHUN PELAJARAN 2017 - 2018

HASYIM, FUAD (2017) PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHING DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PKn PADA SISWA KELAS VIII AMTs SUNAN GIRI TRIWUNG KIDUL KECAMATAN KADEMANGAN KOTA PROBOLINGGO TAHUN PELAJARAN 2017 - 2018. Skripsi thesis, Universitas Panca Marga.

[img]
Preview
Text
cover FUAD HASYIM.pdf

Download (64kB) | Preview
[img] Text
DAFTAR ISI FUAD HASYIM.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (180kB)
[img]
Preview
Text
ABSTRAK FUAD HASYIM.pdf

Download (161kB) | Preview
[img] Text
BAB 1 FUAD HASYIM.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (178kB)
[img] Text
BAB 2 FUAD HASYIM.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (383kB)
[img] Text
BAB 3 FUAD HASYIM.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (237kB)
[img] Text
BAB 4 FUAD HASYIM.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (320kB)
[img] Text
BAB 5 FUAD HASYIM.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (156kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA NEW 2 FUAD HASYIM.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (119kB)

Abstract

Berdasarkan deskripsi tentang penerapan model Quantun Teaching dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pejaran PKn pada kelas VIII A MTs Sunan Giri Triwung Kidul Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo Tahun Pelajaran 2017/2018 dapat disimpulkan. Perlunya model belajar Quantum Teaching, akibat dari terbiasanya model belajar dengan cara ceramah dan diskusi sehingga terkesan menimbulkan kejenuhan bagi siswa dalam proses belajar mengajar . Dengan adanya model belajar Quantum Teaching ini akan memudahkan siswa untuk lebih aktif dalam proses belajar mengajar karena siswa disini dituntut untuk berani mengutarakan pendapatnya dan guru disini di tuntut untuk memberikan suasana belajar yang nyaman sehingga siswa tidak merasa bosen dengan proses pembelajaran melainkan senang khususnya pada mata pelajaran PKn. Berdasarkan konteks penelitian, maka fokus penelitian ini adalah sebagai berikut : Bagaimana penerapan model Quantum Teaching dalam meningkatkan minat belajar siswa mata pelajaran Pkn pada siswa kelas VIII A MTs Sunan Giri Triwung Kidul Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo Tahun pelajaran 2017/2018 ?. Bagaimana kendala – kendala dalam penerapan model Quantum Teaching dalam meningkatkan minat belajar siswa mata pelajaran Pkn pada siswa kelas VIII A MTs Sunan Giri Triwung Kidul Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo Tahun pelajaran 2017/2018 ?. Upaya atau solusi apa untuk mengatasi kendala – kendala penerapan model Quantum Teaching dalam meningkatkan minat belajar siswa mata pelajaran Pkn pada siswa kelas VIII A MTs Sunan Giri Triwung?. Untuk memperoleh data yang relevan, teliti, tepat dan dapat dipertanggung jawabkan, maka seorang peneliti diharapkan memiliki sebuah atau beberapa tekhnik pengumpulan data dan mengenai sasaran. Observasi,Hadi dan Haryono (2005;94) observasi adalah pengamatan dan pencatatan yang sistematis terhadap gejala – gejala yang diteliti. Observasi menjadi salah satu tekhnik pengumpulan data apabila : 1) Sesuai dengan tujuan penelitian, 2) direncanakan dan dicatat secara sistematis, 3) dapat kontrol kendalanya dan keasliannya. Dalam hal ini penulis menggunakan metode observasi dengan melihat langsung obyek penelitian yang menjadi sasarn penelitian yaitu MTs Sunan Giri Triwung kidul Kecamatan v Kademangan Kota probolinggo. Observasi dilakukan agar dapat mengetahui situasi dan masalah – masalah yang akan diteliti mulai dari : 1) sejarah gambaran sekolah, 20 jumlah guru dan stafnya, 3) kondisi fisik sekolah, 4) kondisi siswa berdasarkan jenis kelamin. wawancara (Interview), Hadi dan Haryono (2005;97) wawancara adalah tanya jawab lisan antara dua orang atau lebih secara langsung. Pewawancara disebut Interviwer sedangkan orang yang diwawancarai disebut Interview. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis wawancara bebas, dimana pewawancara membawa pedoman pertanyaan yang hanya berupa garis besarnya saja dan dikembangkan saat wawancara berlangsung. Wawancara dilakukan dengan kepala sekolah, guru bidang studi PKn dilakuakan sesudah penerapan model pembelajaran Quantum Teaching untuk mengetahui tanggapan serta pendapat guru mengenai proses pembelajaran yang dilakukan. Sedangkan wawancara pada siswa dilakukan sebelum proses pembelajaran dilaksanakan. Wawancara ini dilakukan terhadap siswa mengenai tanggapannya terhadap penerapan model pembelajaran Quantum Teaching untuk mengetahui kesulitan selama pembelajaran berlangsung. Berdasarkan paparan dara pada sebelumnya maka hasil temuan penelitian sebagaimana yang tertera di bawah ini : 1) Perlunya model Quantum Teaching, akibat dari terbiasanya strategi belajar dengan cara ceramah, diskusi, dan tanya jawab sehingga terkesan menimbulkan kejenuhan bagi siswa dalam proses belajar mengajar. Dengan adanya model belajar Quantum Teaching maka akan memudahkan siswa untuk lebih siap mengatasi masalah dilapangan berkaitan materi yang diterimanya. 2) Kendala – kendala yang dihadapi dalam penerapan model Quantum Teaching adalah sebagai berikut : a) Guru – guru cenderung menggunakan model ceramah dan tanya jawab sehingga menimbulkan kejenuhan bagi siswa. b) Kurangnya sosialisasi terkait dengan model Quantun Teaching bagi guru dan siswa. c) Masih adanya anggapan bahwa model Quantum Teaching sulit diterapkan karena tidak semua mata pelajaran bisa menggunakan model ini. 3) Solusi untuk mengatasi semua kendala –kendala dalam penerapan model Quantum Teaching antara lain : a) Pembiasaan, maksudnya disini ialah dimana model Quantum Teaching ini harus dibiasakan dan ditanamkan dalam setiap proses belajar mengajar, Semakin banyak model belajar akan memperkaya proses belajar mengajaritu sendiri. b) Pengawasan, perlunya pengawasan untuk mengontrol dan mengevaluasi proses berjalannya setiap model pembelajaran yang digunakan khususnya model Quantum Teaching. c) Perlunya sosialisasi yang lebih insterns baikguru siswa agar lebih memahami model Quantum Teaching. d) Saling koordinasi dan konsolidasi semua komponen sekolah, baik kepala sekolah, guru dan siswa sehingga terjalin komunisi yang baik.

Item Type: Thesis ( Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Model Pembelajaran Quantum Teaching, Minat, Siswa,PKn
Subjects: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Divisions: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 14 Mar 2025 06:44
Last Modified: 14 Mar 2025 06:44
URI: http://repository.upm.ac.id/id/eprint/5297

Actions (login required)

View Item View Item