PENGARUH MEDIA PENDINGIN OLI (SAE 10W-40) PADA HASIL PENGELASAN SMAW MATERIAL ST 37 TERHADAP UJI TARIK

Firmansyah, Hafidz Hasrul Rosi (2019) PENGARUH MEDIA PENDINGIN OLI (SAE 10W-40) PADA HASIL PENGELASAN SMAW MATERIAL ST 37 TERHADAP UJI TARIK. Skripsi thesis, Universitas Panca Marga Probolinggo.

[img]
Preview
Text
COVER SKRIPSI Hafidz Hasrul.pdf

Download (61kB) | Preview
[img] Text
DAFTAR ISI Hafidz Hasrul.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (96kB)
[img] Text
ABSTRAK Hafidz Hasrul.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (273kB)
[img] Text
BAB I Hafidz Hasrul.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (202kB)
[img] Text
BAB II Hafidz Hasrul.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (839kB)
[img] Text
BAB III Hafidz Hasrul.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (476kB)
[img] Text
BAB IV Hafidz Hasrul.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (547kB)
[img] Text
BAB V Hafidz Hasrul.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (177kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA Hafidz Hasrul.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (7kB)

Abstract

Salah satu cara untuk mengetahui sifat mekanik dari material adalah dengan cara pengujian tarik atau tensile strength. Pengujian tarik akan menampilkan kekuatan material sehingga bisa merancang suatu konstruksi sesuai dengan karakteristik material. Dalam penelitian ini pengujian tarik yang dilakukan pada material ST 37 dengan pengelasan menggunakan las SMAW (Shield Metal Arc Welding) dengan perlakuan pendinginan menggunakan oli (SAE 10W–40) hasil dari pengujian tarik akan menampilkan kurva dan diperoleh data serta menghitung data hasil pengujian tarik atau tensile strength. Dengan hasil data yang diperoleh berupa tebal dan lebar awal (mm), tebal dan lebar setelah patah (mm), panjang awal (mm), panjang setelah patah (mm), dan beban maksimum (kgf). Dari hasil pengolahan data akan diperoleh data luas penampang awal (mm²), luas penampang setelah patah (mm²), pertambahan panjang (mm), beban patah (kgf), beban yield (kgf), tegangan maksimum (kgf/mm²), tegangan patah (kgf/mm²), dan tegangan yield (kgf/mm²). Dengan melakukan pengolahan data dan diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa beban maksimum (Pu), beban yield (Py), beban patah (Pf) mengalami peningkatan hasil uji tarik dan dapat diambil kesimpulan, semakin besar arus yang digunakan dalam pengelasan material ST 37 maka beban maksimum semakin tinggi, faktor lain karena jenis elektroda terbungkus sesuai dengan standar peruntukan.

Item Type: Thesis ( Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pengujian Tarik, Material ST 37, Pengelasan SMAW (Shield Metal Arc Welding), Pendinginan Oli (SAE 10W-40).
Subjects: Fakultas Teknik
Divisions: Teknik Mesin
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 01 Feb 2020 04:11
Last Modified: 01 Feb 2020 04:11
URI: http://repository.upm.ac.id/id/eprint/632

Actions (login required)

View Item View Item