Implementasi Program Kelurahan Tangguh Bencana dalam Pengurangan Resiko Bencana pada Kota Probolinggo (Studi pada Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah di Kota Probolinggo)

PUTRI, SHERLY WIJAYANTI SUKARNO (2019) Implementasi Program Kelurahan Tangguh Bencana dalam Pengurangan Resiko Bencana pada Kota Probolinggo (Studi pada Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah di Kota Probolinggo). Skripsi thesis, Universitas Panca Marga Probolinggo.

[img]
Preview
Text
COVER SKRIPSI SHERLY WIJAYANTI.pdf

Download (32kB) | Preview
[img] Text
DAFTAR ISI SHERLY WIJAYANTI.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (259kB)
[img] Text
RINGKASAN SHERLY WIJAYANTI.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (254kB)
[img] Text
BAB 1 SHERLY WIJAYANTI.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (309kB)
[img] Text
BAB 2 SHERLY WIJAYANTI.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (502kB)
[img] Text
BAB 3 SHERLY WIJAYANTI.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (218kB)
[img] Text
BAB 4 SHERLY WIJAYANTI.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (1MB)
[img] Text
BAB 5 SHERLY WIJAYANTI.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (159kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA SHERLY WIJAYANTI.pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (19kB)

Abstract

Kota Probolinggo, merupakan salah satu Kota yang terletak dibagian Utara Propinsi Jawa Timur, dilihat dari topografinya Kota Probolinggo 0-≤ 50meter diatas permukaan air laut. Kondisi lahan datar seperti ini yang mengakibatkan Kota Probolinggo rawan bencana banjir. Dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Probolinggo 2009-2008 (RT RW Kota Probolinggo 2009-2018) yang disusun Bappeda Kota Probolinggo bahwa bencana banjir menjadi salah satu yang sering terjadi Banjir sering berdampak pada kawasan Sungai Kedunggaleng Jalan Argopuro, Jalan Supriyadi, Jalan Soekarno Hatta, Perempatan A. Yani, Jalan Basuki Rahmat dan lain sebagainya. Titik tersebut merupakan jalan utama penghubung Kota/Kabupaten lain disekitarnya (seperti Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Situbondo). Banjir yang pernah terjadi memberikan dampak negatif meliputi kemacetan, terganggunya aktivitas masyarakat, hingga gangguan kesehatan bagi masyarakat setempat. Sehingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Probolinggo membentuk Program Kelurahan Tangguh Bencana, dimana ketangguhan menghadapi bencana ini diwujudkan dalam perencanaan pembangunan yang mengandung upaya-upaya pencegahan, kesiapsiagaan, pengurangan risiko bencana dan peningkatan kapasitas untuk pemulihan pasca keadaan darurat. Pengembangan Kelurahan Tangguh Bencana merupakan salah satu upaya pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat di Kota Probolinggo sebagai bentuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan, yang direncanakan dan dilaksanakan oleh masyarakat sebagai pelaku utama. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Program Kelurahan Tangguh Bencana dalam Pengurangan Resiko Bencana di Kota Probolinggo dan untuk Mendeskripsikan dan menganalisis hambatan dan dukungan Implementasi Program Kelurahan Tangguh Bencana dalam Pengurangan Resiko Bencana di Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metodes pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif menurut Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa program kelurahan tangguh bencana sudah efektif. Hal tersebut dapat dilihat dari bentuk kerjasama yang baik oleh penyelenggara program yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Probolinggo dengan kelompok sasaran, yaitu masyarakat. Pelaksanaan tersebut menunjukkan telah efektif karena sudah tepat sasaran, yaitu kepada masyarakat, pemerintah dan komunitas. Selain itu, sosialisasi program juga sudah terlaksana dengan baik dari mulai pra-bencana, saat tanggap darurat bencana, dan pasca bencana. vii Sehingga upaya Badan Penanggulangan Daerah Kota Probolinggo untuk mengurangi resiko bencana yaitu sesuai tupoksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Probolinggo, yang mana kegiatan itu sudah sesuai dengan seksi yang ada di BPBD Kota Probolinggo, misalnya kepala seksi pencegahan dan kesiapsiagaan itu kegiatan yang meliputi kegiatan pra bencana, ada lagi seksi kedaruratan dan logistik itu kegiatan yang meliputi ranah siaga kedaruratan dan tanggap darurat, sedangkan seksi rehabilitasi dan rekonstruksi bergeraknya pada saat pasca bencana.

Item Type: Thesis ( Skripsi)
Subjects: Fakultas Sosial dan Ilmu Politik
Divisions: Administrasi Publik
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 28 Feb 2020 02:48
Last Modified: 28 Feb 2020 02:48
URI: http://repository.upm.ac.id/id/eprint/781

Actions (login required)

View Item View Item