Harvanto, Muhammad Ibnu (2022) PENGARUH KOMPOSISI BAHAN BAKAR DAN DEBIT BAHAN BAKAR TERHADAP LAJU PEMBAKARAN DIFUSI BIODIESEL MINYAK KESAMBI. Skripsi thesis, Universitas Panca Marga.
|
Text
COVER SKRIPSI Muhammad Ibnu Harvanto.pdf Download (88kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI Muhammad Ibnu Harvanto.pdf Download (87kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK Muhammad Ibnu Harvanto.pdf Download (34kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 1 Muhammad Ibnu Harvanto.pdf Download (41kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 2 Muhammad Ibnu Harvanto.pdf Download (233kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 3 Muhammad Ibnu Harvanto.pdf Download (469kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 4 Muhammad Ibnu Harvanto.pdf Download (250kB) | Preview |
|
|
Text
BAB 5 Muhammad Ibnu Harvanto.pdf Download (34kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA Muhammad Ibnu Harvanto.pdf Download (105kB) | Preview |
|
|
Text
SURAT KETERANGAN BEBAS PLAGIASI.pdf Download (244kB) | Preview |
Abstract
Konsumsi energi yang sangat besar terhadap bahan bakar fosil menyebabkan cadangan sumber energi tersebut semakin lama semakin berkurang. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan adanya bahan bakar alternatif yang mudah didapatkan serta bersifat terbarukan (renewable). Salah satu pengganti bahan bakar konvensional dari minyak bumi adalah bahan bakar nabati. Tanaman kesambi merupakan salah satu jenis tanaman yang minyaknya dapat diolah menjadi bahan bakar. Pembakaran merupakan reaksi kimia antara bahan bakar dan udara disertai timbulnya panas dan cahaya. Salah satu jenis pembakaran adalah pembakaran difusi. Adapun tujuan dari penelitian adalah tentang pembakaran difusi biodiesel dengan bahan bakar diesel disertai dengan penambahan HCS (hydrocarbon crack system). ada 4 bahan bakar dengan masing-masing komposisi yaitu B0 (100% dexlite), B0 (90% dexlite, 10% biodiesel), B0 (80% dexlite,20% biodiesel), B0 (70% dexlite, 30% biodiesel) dengan 5 variasi debit yaitu 0,4 L/min, 0,5 L/min, 0,6 L/min, 0,7 L/min, 0,8 L/min. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian adalah setiap penambahan debit dan komposisi campuran bahan bakar dapat mempengaruhi tinggi dan sudut nyala api. Karena biodiesel minyak kesambi memiliki viskositas dan densitas yang lebih tinggi dibandingkan dexlite, sedangkan dengan penambahan HCS (hydrocarbon crack system) mempengaruhi kecepatan pembakaran dikarenakan HCS memiliki nilai octane lebih besar dari pada bahan bakar utama, sehingga dapat membantu dalam proses pembakaran.
Item Type: | Thesis ( Skripsi) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Pembakaran Difusi, Biodiesel, Debit bahan bakar, Hydrocarbon Crack system. |
Subjects: | Fakultas Teknik |
Divisions: | Teknik Mesin |
Depositing User: | Admin Perpustakaan |
Date Deposited: | 13 Jan 2024 08:22 |
Last Modified: | 13 Jan 2024 08:22 |
URI: | http://repository.upm.ac.id/id/eprint/4212 |
Actions (login required)
View Item |