HASAN, M. MAHDI (2025) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERKAIT PERATURAN DAERAH 07 TAHUN 2013 DALAM PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DI ALUN-ALUN KABUPATEN GRESIK. Skripsi thesis, Universitas Panca Marga.
|
Text
1.COVER M. MAHDI HASAN .pdf Download (49kB) | Preview |
|
|
Text
7.DAFTAR ISI M. MAHDI HASAN .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (274kB) |
||
|
Text
5.1.ABSTRAK (BINDO) M. MAHDI HASAN .pdf Download (147kB) | Preview |
|
|
Text
11.BAB I M. MAHDI HASAN .pdf Download (392kB) | Preview |
|
|
Text
12.BAB II M. MAHDI HASAN .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (335kB) |
||
|
Text
13.BAB III M. MAHDI HASAN .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (200kB) |
||
|
Text
14.BAB IV M. MAHDI HASAN .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (899kB) |
||
|
Text
15.BAB V M. MAHDI HASAN .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (157kB) |
||
|
Text
16.DAFTAR PUSTAKA M. MAHDI HASAN .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (252kB) |
||
|
Text
18.SURAT KETERANGAN BEBAS PLAGIASI M. MAHDI HASAN .pdf Download (248kB) | Preview |
Abstract
Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan isu penting dalam pengelolaan tata ruang kota, terutama di area publik seperti alun-alun. Pemerintah Kabupaten Gresik telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 07 Tahun 2013 sebagai langkah untuk menata dan memberdayakan PKL, dengan tujuan tidak hanya menciptakan ketertiban dan kebersihan lingkungan, tetapi juga mendukung kegiatan ekonomi masyarakat kecil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan tersebut, sejauh mana regulasi diterapkan, serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Perda No. 07 Tahun 2013 belum optimal. Terdapat ketidaksesuaian antara kebijakan yang ditetapkan secara normatif dan pelaksanaannya di lapangan. Beberapa faktor penghambat yang ditemukan antara lain adalah keterbatasan anggaran, kurangnya koordinasi antarinstansi terkait, resistensi dari para PKL, serta lemahnya pengawasan. Selain itu, sosialisasi mengenai kebijakan ini masih terbatas, sehingga banyak PKL yang tidak memahami hak dan kewajiban mereka dalam konteks penataan. Meskipun demikian, pemerintah daerah telah berupaya menciptakan pendekatan yang lebih persuasif dan dialogis sebagai strategi alternatif untuk mengurangi konflik dan meningkatkan efektivitas penataan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi berkala terhadap pelaksanaan kebijakan, peningkatan kapasitas aparatur yang terlibat, serta partisipasi aktif komunitas PKL dalam proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Dengan demikian, penataan PKL di Alun-Alun Gresik diharapkan tidak hanya menjadi simbol keteraturan tata kota, tetapi juga mencerminkan keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan yang adil.
| Item Type: | Thesis ( Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi kebijakan, Peraturan Daerah, Pedagang Kaki Lima, Alun-Alun Gresik |
| Subjects: | Fakultas Sosial dan Ilmu Politik |
| Divisions: | S1 Administrasi Publik Fakultas dan Lembaga Layanan Universitas > Fakultas Sosial dan Ilmu Politik > S1 Administrasi Publik |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 02:27 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 02:27 |
| URI: | http://repository.upm.ac.id/id/eprint/5861 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
