DARMA, MOCHAMAD IMRON MAULA (2025) TINJAUAN YURIDIS TENTANG TINDAK PIDANA KEKERASAN SECARA BERSAMA-SAMA BERDASARKAN PASAL 170 KUHP. Skripsi thesis, Universitas Panca Marga.
|
Text
COVER SKRIPSI MOCHAMAD IMRON MAULA DARMA .pdf Download (157kB) | Preview |
|
|
Text
HALAMAN DAFTAR ISI MOCHAMAD IMRON MAULA DARMA .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (169kB) |
||
|
Text
HALAMAN ABSTRAK MOCHAMAD IMRON MAULA DARMA .pdf Download (181kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I MOCHAMAD IMRON MAULA DARMA .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (191kB) |
||
|
Text
BAB II MOCHAMAD IMRON MAULA DARMA .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (340kB) |
||
|
Text
BAB III MOCHAMAD IMRON MAULA DARMA .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (179kB) |
||
|
Text
BAB IV MOCHAMAD IMRON MAULA DARMA .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (155kB) |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA MOCHAMAD IMRON MAULA DARMA .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (159kB) |
||
|
Text
Surat Keterangan Bebas plagiasi MOCHAMAD IMRON MAULA DARMA .pdf Restricted to perpustakaan UPM Download (105kB) |
Abstract
Tindak pidana kekerasan secara bersama-sama merupakan salah satu bentuk kriminalitas yang sering terjadi di tengah masyarakat, yang dapat membahayakan ketertiban umum dan menimbulkan kerugian baik secara fisik maupun psikis terhadap korban. Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengatur mengenai sanksi pidana terhadap pelaku kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami penerapan hukum pidana materiil terhadap pelaku tindak pidana kekerasan secara bersama-sama dan untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam memberikan hukuman pidana untuk kasus kekerasan secara bersama-sama berdasarkan pasal 170 KUHP. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara menelaah bahan hukum primer dan sekunder melalui pendekatan perundang-undangan dan kasus. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk menggambarkan secara sistematis penerapan hukum dalam kasus kekerasan bersama yang dimaksud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perkara Nomor 172/Pid.B/2023/PN Bil, Majelis Hakim tidak menerapkan Pasal 170 KUHP karena tidak semua unsur delik terbukti, terutama unsur kekerasan yang dilakukan secara terang-terangan di muka umum dan akibat berupa luka berat. Visum et repertum tidak menyatakan luka korban sebagai luka berat, dan barang bukti senjata tajam tidak ditemukan. Oleh karena itu, hakim menjatuhkan putusan berdasarkan dakwaan alternatif Pasal 351 ayat (1) jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama, dengan pertimbangan asas kehati-hatian dan in dubio pro reo. Putusan ini menunjukkan pentingnya pembuktian unsur secara lengkap dalam penerapan hukum pidana materiil
| Item Type: | Thesis ( Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tindak Pidana, Kekerasan, Pasal 170 KUHP |
| Subjects: | Fakultas Hukum |
| Divisions: | S1 Hukum Fakultas dan Lembaga Layanan Universitas > Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 02:47 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 02:47 |
| URI: | http://repository.upm.ac.id/id/eprint/5868 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
