ANALISIS INTERRELATIONSHIP HAMBATAN IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS (IOT) DALAM HUMANITARIAN LOGISTICS MENGGUNAKAN METODE DEMATEL STUDI KASUS BPBD LUMAJANG

RIZKI, MOCHAMMAD LUQMAN (2025) ANALISIS INTERRELATIONSHIP HAMBATAN IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS (IOT) DALAM HUMANITARIAN LOGISTICS MENGGUNAKAN METODE DEMATEL STUDI KASUS BPBD LUMAJANG. Skripsi thesis, Universitas Panca Marga.

[img]
Preview
Text
1 COVER MOCHAMMAD LUQMAN RIZKI .pdf

Download (49kB) | Preview
[img] Text
6 DAFTAR ISI MOCHAMMAD LUQMAN RIZKI .pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (68kB)
[img]
Preview
Text
9 ABSTRAK MOCHAMMAD LUQMAN RIZKI .pdf

Download (154kB) | Preview
[img] Text
BAB 1 MOCHAMMAD LUQMAN RIZKI .pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (71kB)
[img] Text
BAB 2 MOCHAMMAD LUQMAN RIZKI .pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (510kB)
[img] Text
BAB 3 MOCHAMMAD LUQMAN RIZKI .pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (315kB)
[img] Text
BAB 4 MOCHAMMAD LUQMAN RIZKI .pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (1MB)
[img] Text
BAB 5 MOCHAMMAD LUQMAN RIZKI .pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (128kB)
[img] Text
BAB 6 MOCHAMMAD LUQMAN RIZKI .pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (47kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA MOCHAMMAD LUQMAN RIZKI .pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (195kB)
[img] Text
Surat Keterangan Bebas Plagiasi MOCHAMMAD LUQMAN RIZKI .pdf
Restricted to perpustakaan UPM

Download (735kB)

Abstract

Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam humanitarian logistics memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas penanganan bencana. Namun, di BPBD Lumajang, implementasi IoT masih menghadapi berbagai hambatan kompleks yang saling berkaitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan utama serta memetakan hubungan timbal balik antar hambatan tersebut dengan menggunakan metode Decision Making Trial and Evaluation Laboratory (DEMATEL). Dari total 16 hambatan yang diidentifikasi, enam di antaranya ditetapkan sebagai hambatan utama yang paling krusial, yaitu: A7 (Kesenjangan antara Kebutuhan Masyarakat dan Teknologi IoT), A13 (Ketidaktepatan Data Logistik dalam IoT: Waktu, Jumlah, dan Lokasi Barang), A8 (Ketidakjelasan Manfaat IoT bagi Organisasi dan Masyarakat), A9 (Kurangnya Kesadaran dan Pemahaman Masyarakat tentang IoT), A6 (Hambatan Lingkungan yang Mengganggu Implementasi IoT), dan A12 (Kurangnya Sinergi dan Kolaborasi Antar Pihak dalam Implementasi IoT). Analisis menggunakan DEMATEL menunjukkan bahwa hambatan A7 merupakan hambatan dengan pengaruh paling signifikan dalam sistem (D+R = 28,4992; D−R = 2,2421), sedangkan A2 (Kurangnya Tenaga Ahli dalam Pengoperasian IoT) merupakan hambatan yang paling terdampak (D+R = 30,0813; D−R = −1,1703). Pemetaan hubungan hambatan menunjukkan bahwa A6, A7, A8, A9, A13, dan A14 berperan sebagai dispatcher atau pemberi pengaruh tanpa menerima dampak langsung, sehingga menjadi prioritas utama dalam strategi mitigasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi BPBD Lumajang dan instansi sejenis dalam merumuskan kebijakan implementasi IoT yang lebih terarah dan efektif dalam konteks kebencanaan.

Item Type: Thesis ( Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Internet of Things, Humanitarian Logistics, DEMATEL, Hambatan Implementasi IoT, BPBD Lumajang
Subjects: Fakultas Teknik dan Informatika
Divisions: S1 Teknik Industri
Fakultas dan Lembaga Layanan Universitas > Fakultas Teknik dan Informatika > S1 Teknik Industri
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 14 Apr 2026 04:16
Last Modified: 14 Apr 2026 04:16
URI: http://repository.upm.ac.id/id/eprint/5930

Actions (login required)

View Item View Item